2 years ago, Posted by: satekso

Hati-Hati Dengan Blue Light, Sinar Biru Dari Gadget Yang Dapat Merusak Mata

Dewasa ini penggunaan perangkat elektronik semisal laptop, PC, maupun gawai semakin intensif. Kita sudah terlanjur tergantung dengan adanya perangkat-perangkat tersebut. Karena kemudahan dan kenyamanannya, kita hampir selalu berinteraksi dengannya apalagi saat ini banyak pekerjaan kita menggunakan fasilitas gadget tersebut. Bak setali dua uang, kemudahan yang dibawa perangkat-perangkat tersebut memiliki hal negatif bagi tubuh. Frekuensi penggunaan gawai yang terlalu sering dapat berbahaya bagi mata kita. Kita akan terlalu sering terpapar sinar biru atau Blue Light karena layar perangkat elektronik yang kita gunakan memaparkan sinar biru dengan intensitas yang cukup tinggi.

Blue light atau sinar biru merupakan high-energy visible light (HEV light) atau cahaya tampak berenergi tinggi. Sebagaimana kita ketahui bahwa cahaya tampak memiliki beberapa spektrum warna yang akan berbeda karakteristik panjang gelombang serta energinya. Secara ringkas, panjang gelombang akan berbanding terbalik dengan besarnya energi seperti contoh sinar merah yang memiliki panjang gelombang terpanjang akan berakibat pada nilai energinya yang kecil. Sebaliknya sinar biru yang memiliki panjang gelombang yang pendek yaitu sekitar 415 hingga 455 nm yang akan memiliki energi tinggi. Sinar biru bukan hanya sinar yang berwarna biru saja melainkan warna-warna yang memiliki panjang gelombang yang dekat dengannya, dan bisa jadi cahaya putih yang kita lihat biasanya juga mengandung cahaya biru yang tinggi intensitasnya karena cahaya putih mengandung banyak spektrum warna.

Terlalu sering terpapar sinar biru dapat merusak retina dan mengganggu jam biologis atau ritme sirkardian. Studi dari Harvard menyatakan bahwa cahaya biru berlebihan telah lama diidentifikasikan sebagai bahaya bagi retina.Energi yang tinggi dari cahaya biru dapat menembus retina dan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan kerusakan retina. Selain itu paparan cahaya biru yang berlebihan pada malam hari bisa menyebabkan penurunan dalam produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang mengatur siklus tidur seseorang. Akibatnya ritme jam biologis kita akan terganggu sehingga akan terasa tidak nyaman dalam menjalani hari. Selain dua hal tersebut masih ada beberapa masalah lain yang diakibatkan oleh cahaya biru semisal kelelahan mata dan lain sebagainya.

Oleh karena itu hendaknya kita mengurangi intensitas penggunaan perangkat elektronik seperti TV, komputer, maupun laptop terutama pada malam hari. Pada penggunaan gawai, biasanya dapat digunakan mode baca yang akan menyaring sinar biru namun akan membuat tampilan layar gawai sedikit berbeda. Mari bijak dalam memanfaatkan teknologi karena kesehatan kita sangat berharga.

 

sumber :

https://student.cnnindonesia.com

www.allaboutvision.com

https://hellosehat.com

https://saintif.com

gambar : https://newatlas.com


Post Views: 555


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved