1 year ago, Posted by: oknet02

Plastik dan Diabetes, Apa Hubungannya ?

Diabetes melitus atau biasa disebut kencing manis adalah penyakit autoimun kronis yang saat ini banyak diderita masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh adanya gangguan pengaturan gula darah di tubuh manusia. Diabetes melitus adalah penyakit degeneratif yang artinya dapat menurun dari orang tua ke anak.

Selain dari keturunan, diabetes melitus juga bisa disebabkan oleh pola hidup dan pola makan yang tidak sehat, seperti sering makan makanan manis dengan kandungan gula tinggi serta jarang berolahraga. Penggunaan plastik juga bisa menyebabkan tingginya resiko terkena diabetes melitus, hmm kok bisa ?

Plastik menyebabkan Diabetes ?

Plasticizer adalah additif atau bahan tambahan yang dapat meningkatkan fleksibiltas dan ketahanan dari suatu material. Jika plasticizer masuk dalam tubuh, maka akan terurai menjadi metoksi acetic acid. Uraian dari plasik akan berubah menjadi mikroplastik dengan struktur plastik yang sudah terpecah, tidak terlihat oleh mata dan larut dalam air dan dapat dengan mudah masuk ketubuh manusia bahkan ibu hamil sehingga bisa menyebabkan bayinya lahir cacat akibat kandungan metoksi acetic acid.

Prof. Win Darmanto, Drs.,M.Si., Ph.D, dekan dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlanggan mengatakan bahwa  2-methoxyethanol (plasticizer) yang terkandung dalam plastik dapat mengakibatkan terganggunya produksi hormon insulin, apabila produksi insulin terganggu akan mengakibatkan rusaknya pankreas dan pada akhirnya akan mengakibatkan diabetes mellitus. Plasticizer atau 2-methoxyethanol telah diuji coba pada tikus dan hasilnya dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan nitrat, sehingga disarankan ibu hamil untuk mengurangi penggunaan bahan yang mengandung plastik.

“Teratologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang efek toksis terhadap malformasi atau cacat pada embrio. Ibu hamil menjadi salah satu yang memiliki faktor risiko terhadap paparan plasticizer. Harapannya dengan adanya penelitian ini, mampu mengedukasi ibu hamil akan bahaya penggunaan plastik bagi janin,“ tambah Prof Win.

Sumber :

http://fst.unair.ac.id/penggunaan-plastik-berlebih-tingkatkan-risiko-diabetes-mellitus/

 


Post Views: 312


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved