1 year ago, Posted by: oknet02

Regenerasi Sel pada Tubuh Manusia

Regenerasi pada manusia adalah pertumbuhan kembali jaringan atau organ yang rusak atau koyak setelah mengalami cedera. Proses regenerasi berbeda dengan proses penyembuhan luka yang melibatkan penutupan situs luka dengan bekas luka. Beberapa jaringan seperti kulit dan organ besar termasuk hati dapat melakukan regenerasi atau tumbuh kembali dengan mudah, namun ada juga beberapa organ lain  yang sulit atau bahkan tidak memiliki kemampuan untuk regenerasi.

Pada manusia dengan jaringan sehat (tidak terluka), jaringan secara alami melakukan regenerasi seiring berjalannya waktu, secara default jaringan ini memiliki sel-sel baru yang tersedia untuk menggantikan sel yang dikeluarkan. Misalnya, tubuh meregenerasi tulang secara total dalam waktu 10 tahun, sementara jaringan kulit yang tidak terluka diregenerasi dalam waktu dua minggu. Sedangkan untuk jaringan yang terluka, tubuh biasanya memiliki respons yang berbeda - respons darurat ini biasanya melibatkan pembangunan jaringan parut dalam jangka waktu yang lebih lama daripada respons regeneratif, seperti yang telah dibuktikan secara klinis dan melalui pengamatan. Pada luka dengan ketebalan di bawah 2mm, regenerasi umumnya terjadi sebelum terbentuknya jaringan parut. Sedangkan, untuk luka dengan ketebalan penuh lebih dari 3mm, ditemukan bahwa luka membutuhkan bahan khusus yang dimasukkan untuk mendorong regenerasi jaringan secara penuh.

Ada beberapa organ dan jaringan manusia yang jika cedera bukan hanya menghasilkan luka namun malaj memiliki kemampuan untuk beregenerasi. Organ ini termasuk hati, ujung jari, dan endometrium. Informasi lebih lanjut saat ini telah diketahui mengenai penggantian pasif jaringan dalam tubuh manusia, serta mekanisme sel punca. Kemajuan dalam penelitian telah memungkinkan regenerasi yang menginduksi lebih banyak jaringan dan organ daripada yang diperkirakan sebelumnya. Tujuan dari penelitian sel punca ini adalah untuk menggunakan teknik ini dalam waktu dekat untuk tujuan regenerasi semua jenis jaringan dalam tubuh manusia.

Pada tahun 2016, regenerasi telah dioperasionalkan dan diinduksi oleh empat teknik utama: regenerasi dengan instrumen, regenerasi dengan bahan, regenerasi dengan pencetakan 3D, dan regenerasi dengan obat. Pada 2016, regenerasi dengan instrumen, regenerasi dengan bahan dan oleh obat regenerasi telah secara umum dikerjakan secara in vivo (di dalam jaringan hidup). Sementara pada tahun 2016, regenerasi dengan pencetakan 3D telah secara umum dijalankan secara in vitro (di dalam lab) untuk membangun dan menyiapkan jaringan untuk transplantasi.

Studi lebih lanjut tentang regenerasi sel perlu terus dilakukan. Penelitian seperti implan tulang sintetis yang mampu mempercepat pertumbuhan sel tentu dapat mengatasi kebutuhan untuk membantu mengatasi masalah-masalah di bidang kedokteran yang berhubungan dengan kerusakan jaringan atau organ.

Sumber :

https://en.wikipedia.org/wiki/Regeneration_in_humans


Post Views: 2724


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved