7 months ago, Posted by: oknet02

Fakta Sains di Balik Kerokan

Ternyata kerokan bukan hanya terkenal di Indonesia lho. Ternyata orang Cina juga melakukannya, dan dikenal dengan istilah Gua Sha, dan di Vietnam dengan istilah Cao Gio.
Banyak yang merasakan efektif nya kerokan saat masuk angin atau sedang flu. Tetapi bagaimana ya kira-kira sains menjelaskan kebiasaan unik ini?

Prinsip utama dari kerokan atau kerikan adalah melepaskan panas dan juga menghilangkan energi negatif di dalam tubuh ditujukan untuk pusing, masuk angin, kehilangan selera makan, muntah, dan sebagainya. Pada orang yang demam, flu, atau masuk angin biasanya suhu tubuh cenderung tinggi. Karena orang barat tidak terbiasa melihat kulit hasil kerokan, biasanya menimbulkan salah diagnosa yaitu hasil pemukulan atau kekerasan.

Kerokan dilakukan tidak hanya menggunakan koin, tetapi juga dengan objek keras lain seperti bagian tanduk kerbau yang tidak tajam atau stik kayu. Hasilnya adalah ruam merah yang dalam istilah medis dikenal dengan nama ecchymoses. Karena ruam merah ini dianggap sebagai keluarnya panas dari dalam tubuh, maka kerokan biasanya hanya akan dianggap sukses ketika banyak ruam merah yang terlihat.

Kerokan biasanya juga dilengkapi dengan melumuri balsam, minyak yang mengandung camphor ke seluruh tubuh. Camphor ini adalah bahan yang biasa ditemukan pada kapur barus.
Secara medis, sebenarnya memberikan tekanan dengan koin ke kulit akan memicu pelebaran pembuluh darah, atau dikenal juga dengan istilah vasodilatasi, yang memang akan melepaskan panas dari dalam tubuh. Namun, kerokan ini masih kontroversial diantara khalayak medis diantaranya adalah karena bisa memicu keracunan camphor. Kemudian di negara dengan presentase demam berdarah yang tinggi, ecchymoses di kulit karena hasil kerokan bisa menyulitkan diagnosa demam berdarah.


Alternatif dari kerokan dengan tujuan yang hampir sama, namun banyak disarankan oleh dokter adalah mandi air hangat. Selain itu, mandi air hangat memproduksi uap yang dapat mencairkan lendir pada hidung saat flu.


Selain mandi air hangat, ada beberapa hal yang disarankan untuk mempercepat penyembuhan dari flu seperti

1. Mengeluarkan ingus dengan benar dan tidak terlalu keras.

2. Istirahat yang cukup, yang merupakan hal yang penting karena sel imun kita dapat memerangi penyakit dengan jauh lebih efektif saat kita memiliki energi yang cukup.

3. Berkumur dengan air garam hangat, atau berkumur dengan air lemon juga dapat membunuh bakteri yang ada di sekitar tenggorokan. Minum hangat seperti teh dengan madu dan juga jahe yang beruap dapat membantu mencairkan lendir di hidung, dan melegakan tenggorokan yang tidak nyaman.

4. Tidur dengan bantal lebih tinggi juga membantu menurunkan lendir yang menyumbat hidung dan juga tenggorokan.

5. Menggunakan hot pack atau ice pack di daerah hidung.

6. Jangan naik pesawat terbang saat flu kecuali urgent, karena di pesawat terbang penumpang bernapas dengan menggunakan udara yang ditekan ke seluruh kabin. Naik pesawat saat flu hanya akan menambah tekanan ke lubang hidung dan lubang telinga menjadikan rasa tidak nyaman semakin besar. Sebagai solusi, dokter biasanya menyarankan nasal spray atau mengunyah untuk pasien flu yang harus naik pesawat.

Sumber: kumparancom


Post Views: 185


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved