4 weeks ago, Posted by: oknet02

AlQuran dan Sains Ungkap Peredaran Darah di Dalam Tubuh

ALQURAN dan sains ternyata telah lama mengungkap organ tubuh manusia, tepatnya mengenai peredaran darah serta produksi susu. Peredaran darah atau kardiovaskular adalah sistem organ tubuh yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menolong stabilisasi suhu serta pH tubuh.

Sistem peredaran darah dipompakan jantung ke seluruh tubuh. Dari sisi sains dijelaskan ada reaksi kimia yang terjadi dalam usus. Dari sana dapat diketahui bahwa zat yang diekstrak dari makanan masuk ke aliran darah melalui sistem yang kompleks. Demikian dijelaskan ilmuwan Inggris Harvey.

Ada kalanya melalui hati, tergantung jenis kimianya. Darah akan membawa hasilnya ke semua organ tubuh, salah satunya adalah ke kelenjar susu sebagai penghasil susu.

Dalam istilah sederhana, zat-zat tertentu dari usus masuk ke pembuluh pada dinding usus itu sendiri. Zat inilah yang kemudian diangkut oleh aliran darah ke berbagai organ.

Konsep tersebut ternyata sudah lama dijelaskan dalam kitab suci Alquran. Demikian diungkapkan dalam buku 'Alquran vs Sains Modern Menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dan kawan-kawan.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman yang artinya:

Artinya: "Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya." (QS An-Nahl: 66)

Proses yang terjadi di dalam perut memungkinkan susu terpisah dari kotoran dan darah. Ibnukatsironline menjelaskan bahwa ketiganya berjalan ke tempat salurannya masing-masing.

Darah mengalir ke arah urat-urat, air susu mengalir ke arah payudara, sedangkan air seni mengalir ke arah kemaluan, dan kotoran disalurkan ke tempat pembuangannya. Dengan kata lain, masing-masing dari ketiganya tidak bercampur.

Penjelasan ayat dalam kitab suci Alquran pada proses produksi susu hewan ternak sangat sesuai dengan temuan ilmu fisiologi modern.

Wallahu a'lam bishawab.

Sumber: okezone


Post Views: 43


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved