3 months ago, Posted by: oknet02

Penyebab Nyeri Haid dan Cara Mengatasinya Menurut Sains

Menstruasi atau haid adalah siklus bulanan yang dialami setiap wanita yang sudah puber hingga dewasa. Sayangnya, sebagian wanita mengalami nyeri saat haid. Nyeri ini terkadang bisa mengganggu hingga menyebabkan wanita tidak bisa beraktivitas.

Nyeri saat haid Nyeri saat haid disebut juga dengan dismenore. Rasa sakitnya lebih tepat dijelaskan dengan kata keram. Biasanya dismenore muncul disertai gejala seperti sakit punggung bawah, mual, diare, dan sakit kepala. Berbeda dengan PMS atau PMS, dismenore muncul saat beberapa hari pertama haid. Sedangkan PMS terjadi satu sampai dua minggu sebelum periode haid datang. Gejala lain PMS pun berbeda, seperti mudah marah, lelah, dan kembung.

Penyebab nyeri saat haid Penyebab nyeri saat haid terbagi menjadi dua tipe, yaitu primer dan sekunder. Dismenore primer adalah nyeri saat haid yang paling umum. Penyebab dismenore primer adalah karena tingginya hormon prostaglandin. Hormon ini diproduksi untuk kontraksi dan relaksasi rahim. Inilah hormon yang menyebabkan rasa keram ketika sedang menstruasi. Nyeri tipe ini muncul satu sampai dua hari sebelum mulai haid dan hanya berlangsung beberapa hari saja. Biasanya pada usia muda, wanita cenderung mengalami nyeri saat haid. Namun, seiring bertambahnya usia dan ketika sudah melahirkan, nyeri akan berkurang.

Tipe kedua adalah dismenore sekunder. Tipe ini muncul ketika usia sudah lebih dewasa dan bukan lagi disebabkan menstruasi biasa. Kondisi ini muncul biasanya disertai adanya endometriosis atau fibroid pada rahim. Tipe sakit yang kedua biasanya memiliki intensitas sedang sampai berat. Sakitnya akan semakin parah seiring dengan berkembangnya penyakit tersebut.

Cara meredakan nyeri saat haid

Ada beberapa cara yang bisa membantu meredakan nyeri saat haid. Dilansir dari Medline Plus, berikut caranya: Mengompres hangat dengan botol berisi air hangat di perut bawah Olahraga ringan Mandi air hangat Melakukan relaksasi, seperti meditasi dan yoga Meminum obat pereda sakit yang dijual bebas di apotek, seperti parasetamol.

Obat ini akan membantu mengurangi jumlah prostaglandin yang menyebabkan rahim berkontraksi. Anda bisa meminum obat ini selama mengalami gejala, namun berhati-hati jika Anda memiliki masalah lambung. Pastikan Anda meminum obatnya setelah makan. Istirahat yang cukup Hindari minum alkohol

Itu dia pembahasan tentang nyeri haid. Sekarang Anda sudah mengerti penyebab dan cara mengatasinya.

Sumber: kompas


Post Views: 80


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved