2 weeks ago, Posted by: oknet02

Ketum KORPRI Dorong ASN Adaptasi Perkembangan Teknologi

Ketua Umum DPN KORPRI Zudan Arif Fakrulloh mendorong seluruh ASN mampu beradaptasi dan mengakomodasi perkembangan teknologi.

Menurutnya, KORPRI menghadapi tantangan besar saat ini yakni pandemi Covid-19, serta disrupsi di bidang IT dan teknologi komunikasi yang sangat memengaruhi tata kelola pemerintahan.

Untuk itu Zudan berharap ASN anggota KORPRI mampu beradaptasi dengan mengikuti perkembangan teknologi serta melakukan inovasi. 

"Tidak harus dengan biaya mahal dengan melakukan berbagai pengembangan,"kataProf. Zudan pada Webinar KORPRI bertema'Tantangan KORPRI di Masa Depan', dikutip keterangan pers (28/7/2021). 

Menurut Zudan inovasi adalah ruh birokrasi yang sesuai tantangan saat ini, yaitu mewujudkan digital government. Digital Government bukan lagi pilihan, tetapi merupakan kebutuhan. Kementerian/ Lembaga dan Pemda sudah harus mewujudkan hal ini, karena akan mendorong tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik lebih baik dan cepat. 

Dengan Digital Government, maka para ASN dapat bekerja dari mana saja, bukan hanya work from home (WFH). Sambil rapat, dinas luar, di mobil, di rumah, tetap bisa memeriksa semua berkas dan pekerjaan.

Dalam skala kecil, digital government bisa diawali dengan penerapan tanda tangan elektronik dan pelayanan online. Ini akan memudahkan semua tata kelola. 

"Toh kita sendiri yang menyelenggarakan. Semua tata kelola pemerintahan dilakukan secara elektronik, tidak ada lagi surat bertanda tangan dan cap basah, tetapi bertransformasi dengan tanda tangan elektronik (TTE). Sebagai contoh saja, Dukcapil seluruh Indonesia sudah menerapkan ini dan hasilnya terjadi perkembangan yang sangat baik,"ujarnya.

Dirinya mengaku salut dengan ASN di kementerian/ lembaga yang membuat inovasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam masa pandemi Covid-19 ini. Misalnya, mencegah kerumunan pemohon offline dengan layanan online disertai TTE, juga mengembangkan dan membangun big data. 

"Di Kementerian PAN RB ada kompetisi inovasi pelayanan publik. Setiap tahun ada ribuan inovasi baru. Nah, kalau belum mampu berinovasi lakukanlah replikasi. Jadi saya minta KORPRI menjadi motor penggerak inovasi di Indonesia. Karena juta ASN inilah yang menggerakkan birokrasi di Tanah Air,"katanya.

Pakar hukum administrasi dan sosiologi hukum ini mencontohkan satu kontribusi kecil saja. Misalnya, smartpone yang dimiliki setiap ASN bisa digunakan untuk mengkonter hoaks atau berita bohong. 

"Kita tebarkan narasi-narasi positif untuk menjaga NKRI. Kita share berita positif dari setiap kementerian, lembaga, dan pemda-pemda. banyak sekali yang bisa kita beritakan,"demikian tandas Ketum DPN KORPRI Zudan Arif Fakrulloh. (*) 

Sumber: Times Indonesia


Post Views: 35


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved