Wabup Ciamis Imbau Para Santri Manfaatkan Teknologi Sebagai Sarana Dakwah

Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra imbau para santri harus memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah. Imbauan tersebut dinyatakan Wabup Ciamis saat meresmikan gedung baru Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikmah di Desa Imbanagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
“Pesantren juga harus beradaptasi dengan zaman digitalisasi dan industrialisasi ultramodern. Perubahan kurikulum juga harus mengikuti perkembangan zaman. Pasalnya, zaman terus berubah dan mesti diikuti serta dihadapi,”jelas Wabup Ciamis, Jumat (20/8/2021).
Selain itu, Wabup Ciamis juga mengingatkan adanya Ponpes tersebut tidak hanya untuk menggodok ilmu kepada para santri saja. Namun, masyarakat sekitarnya juga harus diperhatikan.
“Pasalnya, Ponpes juga bertanggung jawab menerapkan nilai-nilai Islam. Khususnya, dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan Ponpes,”imbuhnya.
Wabup Ciamis juga menerangkan, Ponpes juga harus memiliki fungsi sosial, ekonomi dan politik. Jadi, tidak hanya sebagai sarana pendidikan atau dakwah saja.
“Bahkan, Walisongo juga menyebarkan Islam tidak lepas dari kekuasaan politik di pulau Jawa. Pasalnya, segala sesuatu yang berkaitan dengan syiar itu tidak lepas dari perkataan dan politik,”tuturnya.
Kemudian, pendiri pesantren Al Hikmah, KH Engkus Sonjaya menyampaikan, meskipun di tengah pandemi Covid-19, kesadaran masyarakat dan para agniya dalam membantu membangun fasilitas pesantren tersebut sangat antusias.
“Pembangunan gedung baru ini dari swadaya masyarakat yang menunjukan ikatan kebersamaan dalam pembangunan pesantren ini. Semoga bisa bermanfaat untuk pesantren, terutama bagi santri dalam mendalami ilmu agama di Ponpes Al Hikmah,”kata KH Engkus usai peresmian gedung baru Ponpes Al-Hikmah. (*)
Sumber: Times Indonesia
unair.ac.id