Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
TeknologiTerapan

The Role of Nanoparticles as a Brain Drug Delivery System

By sintek
May 4, 2024 2 Min Read
Comments Off on The Role of Nanoparticles as a Brain Drug Delivery System

FTMM – NEWS Sawar darah otak atau Blood – Brain Barrier (BBB) merupakan struktur otak sebagai membran difusi yang esensial dalam menjaga normalitas hemostasis sistem saraf pusat. Susunan saraf pusat dalam keadaan normal diketahui sangat stabil. Kestabilan ini dapat dengan terpisahnya sistem saraf pusat dari darah oleh sawar darah otak berupa membran semi permeable. 

Faktanya, kesulitan dalam menemukan obat untuk gangguan sistem saraf pusat (SSP) ini adalah masih belum ada strategi penyampaian obat yang efektif untuk melintasi BBB. Namun, dengan bantuan sistem pengangkut nanopartikel, beberapa obat sudah dapat melewati BBB. Selain itu, nanopartikel menunjukkan kualitas racun yang lebih rendah dan mengurangi efek samping pada tubuh.

Nanopartikel untuk pengangkutan yang tenang ke otak mungkin merupakan strategi untuk mengangkut partikel obat melalui Blood – Brain Barrier yang memanfaatkan nanopartikel. Obat-obatan ini melintasi BBB dan memberikan pengobatan ke otak untuk pengobatan restoratif terhadap gangguan neurologis. Antimikroba, agen antineoplastik, dan berbagai obat aktif SSP, khususnya neuropeptida merupakan contoh partikel yang tidak dapat melewati BBB sendirian.

Kualitas racun adalah konsep penting dalam farmakologi karena tingkat bahaya yang tinggi di dalam tubuh. Selain itu, kualitas racun juga dapat mempengaruhi kerja dari organ yang lain. Beberapa dari variabel patofisiologi adalah perubahan aliran darah, edema dan peningkatan tekanan intrakranial, iritasi metabolik, dan perubahan kualitas ekspresi dan sintesis protein.

Terlepas dari kenyataan bahwa terdapat banyak tantangan yang membuat pembuatan sistem pengangkutan yang kuat menjadi sulit. Nanopartikel memberikan instrumen yang menjanjikan untuk pengangkutan obat ke SSP. Masalah dalam menemukan obat gangguan sistem saraf pusat (SSP) adalah belum adanya strategi penyampaian obat yang efisien untuk melintasi BBB.

 

Referensi

Daneman, R., & Prat, A. (2015). The blood-brain barrier. Cold Spring Harbor perspectives in biology, 7(1), a020412.

Howlader NNA, Krapcho M, Miller D, Brest A, Yu M, Ruhl J, et al. SEER cancer statistics review 1975–2016. National Cancer Institute.

Penulis : Joseph Ronaldo

Editor : Muhammad Alesha Fadhana

source
https://unair.ac.id

Tags:

KampusKerenKuliahSainsteknologiTerapan
Author

sintek

Follow Me
Other Articles
Previous

Industry 5.0: Harmonization of Humans and Machines in Future Production

Next

Biodegradable Plastic with Nanotechnology, Environmentally Friendly Alternative Solution

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme