Bekam: Pengertian, Manfaat, dan Prosedur
Bekam adalah praktik pengobatan tradisional yang telah digunakan selama ribuan tahun di berbagai budaya di seluruh dunia. Teknik ini melibatkan pengisapan kulit dengan menggunakan cangkir khusus untuk mengeluarkan darah kotor atau racun dari dalam tubuh. Bekam dipercaya dapat membantu mengembalikan keseimbangan energi tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, serta meredakan berbagai gangguan kesehatan.
Pengertian Bekam
Bekam berasal dari kata Arab “Hijamah,” yang berarti “mengisap.” Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan cangkir yang diletakkan di kulit dan kemudian dihisap untuk menarik darah ke permukaan. Bekam dapat dibagi menjadi dua jenis utama: bekam basah dan bekam kering.
- Bekam Basah
- Melibatkan pengeluaran darah setelah pengisapan menggunakan jarum kecil atau pisau kecil pada area kulit yang telah dibekam.
- Bekam Kering
- Tidak melibatkan pengeluaran darah, melainkan hanya pengisapan kulit dengan cangkir untuk merangsang sirkulasi darah dan energi tubuh.
Manfaat Bekam
Bekam dipercaya dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya:
- Mengurangi Stres dan Kelelahan
- Bekam dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan memberikan relaksasi yang mendalam, sehingga mengurangi stres dan kelelahan.
- Meningkatkan Sirkulasi Darah
- Dengan menghisap darah dan merangsang sirkulasi darah, bekam membantu memperbaiki aliran darah ke seluruh tubuh.
- Mengurangi Peradangan
- Bekam diyakini membantu mengurangi peradangan pada jaringan tubuh, yang bermanfaat bagi penderita arthritis atau gangguan inflamasi lainnya.
- Meningkatkan Sistem Kekebalan
- Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bekam dapat meningkatkan fungsi sistem imun tubuh dengan merangsang aktivitas sel darah putih.
- Menghilangkan Racun
- Proses pengisapan dipercaya membantu mengeluarkan racun dan sisa metabolisme dari tubuh yang dapat mempercepat proses penyembuhan.
- Menyembuhkan Gangguan Pernapasan
- Bekam sering digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan seperti asma, bronkitis, dan batuk kronis.
Prosedur Bekam
Bekam dilakukan oleh praktisi atau terapis yang sudah terlatih dan berpengalaman. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam melakukan terapi bekam:
- Persiapan
- Pasien akan diminta berbaring dalam posisi nyaman.
- Area kulit yang akan dibekam akan dibersihkan dan diolesi minyak atau salep untuk melancarkan proses.
- Proses Pengisapan
- Cangkir kecil yang sudah dipanaskan atau dilengkapi pompa vakum ditempelkan pada kulit untuk menghisap darah ke permukaan.
- Cangkir biasanya dibiarkan di area tersebut selama beberapa menit hingga 15 menit, tergantung pada kondisi pasien.
- Pengeluaran Darah (jika dilakukan bekam basah)
- Setelah proses pengisapan, bila diperlukan, jarum atau pisau kecil akan digunakan untuk mengeluarkan darah ke dalam cangkir.
- Pemulihan
- Area bekas bekam akan diolesi salep atau obat alami untuk membantu proses penyembuhan.
Efek Samping dan Perhatian
Meskipun terapi bekam dianggap aman jika dilakukan oleh profesional, beberapa efek samping umum dapat terjadi, seperti:
- Memar atau lebam di area yang dibekam.
- Nyeri ringan atau perasaan pusing setelah sesi.
- Risiko infeksi jika prosedur tidak dilakukan dengan higienis.
Untuk itu, penting untuk memilih praktisi yang sudah berpengalaman dan memperhatikan standar kebersihan.
Kesimpulan
Bekam adalah metode pengobatan alternatif yang memiliki sejarah panjang dan dipercaya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Prosedur ini membantu meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi peradangan, serta mengeluarkan racun dari tubuh. Namun, penting untuk melakukannya dengan tenaga profesional yang terlatih agar prosesnya aman dan efektif.
Baca Artikel Berikut : Bekam