Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Fisika

Einstein vs. Newton: Bagaimana Pandangan Gravitasi Berubah dalam Sejarah?

By admin Website
February 10, 2025 3 Min Read
Comments Off on Einstein vs. Newton: Bagaimana Pandangan Gravitasi Berubah dalam Sejarah?

Gravitasi, gaya yang mengatur pergerakan benda-benda di alam semesta, telah menjadi salah satu topik paling menarik dalam sejarah ilmu pengetahuan. Dari penemuan hukum gravitasi oleh Sir Isaac Newton hingga teori relativitas umum yang revolusioner dari Albert Einstein, pandangan kita terhadap gravitasi telah mengalami perubahan yang luar biasa. Artikel ini akan mengupas bagaimana pandangan tentang gravitasi telah berubah seiring waktu, dimulai dari Newton hingga Einstein.

Newton dan Hukum Gravitasi Universal

Pada abad ke-17, Isaac Newton memberikan kontribusi besar dalam pemahaman gravitasi melalui hukum gravitasi universalnya. Menurut Newton, setiap benda yang memiliki massa menarik benda lain dengan gaya yang sebanding dengan hasil kali massa kedua benda tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara keduanya. Hukum ini menjadi dasar bagi pemahaman ilmiah tentang gerak benda-benda di bumi maupun di luar angkasa.

Teori gravitasi Newton sangat sukses dalam menjelaskan banyak fenomena fisik, seperti pergerakan planet-planet dalam tata surya, jatuhnya apel, dan gerakan benda-benda lainnya. Sebagai contoh, hukum gravitasi Newton dapat digunakan untuk memprediksi pergerakan planet-planet dengan sangat akurat, hingga penemuan-penemuan astronomi yang lebih canggih di kemudian hari. Namun, meskipun Newton berhasil menciptakan model yang sangat efektif, ada beberapa fenomena yang tidak dapat dijelaskan dengan baik menggunakan teori ini.

Einstein dan Teori Relativitas Umum

Pada awal abad ke-20, Albert Einstein memperkenalkan teori relativitas umum, yang menggantikan pandangan Newton tentang gravitasi. Menurut Einstein, gravitasi bukanlah suatu gaya yang bekerja jarak jauh, seperti yang dipikirkan Newton, tetapi lebih sebagai kelengkungan ruang-waktu yang disebabkan oleh keberadaan massa. Einstein menggambarkan bahwa benda-benda besar, seperti planet dan bintang, menyebabkan ruang-waktu di sekitarnya melengkung, dan benda lain mengikuti lintasan yang dipengaruhi oleh kelengkungan ini.

Relativitas umum menyatakan bahwa massa dan energi dapat mempengaruhi struktur ruang-waktu, dan perubahan ini mempengaruhi pergerakan benda. Dengan teori ini, Einstein menjelaskan fenomena yang tidak dapat dijelaskan oleh hukum gravitasi Newton, seperti pergerakan orbit planet yang sedikit bergeser (misalnya, pergeseran orbit Merkurius), serta fenomena yang jauh lebih ekstrem seperti lentur cahaya yang melewati medan gravitasi kuat (terbukti dalam eksperimen selama gerhana matahari pada 1919).

Perubahan Paradigma

Penting untuk dicatat bahwa meskipun teori relativitas umum Einstein lebih akurat dalam menjelaskan fenomena gravitasi, hukum gravitasi Newton tetap menjadi alat yang sangat berguna dalam banyak aplikasi sehari-hari, seperti perhitungan satelit atau peluncuran roket. Newton dan Einstein memberikan gambaran yang berbeda tentang gravitasi, tetapi keduanya memiliki relevansi dalam konteksnya masing-masing.

Newton berlaku dalam dunia yang bergerak dengan kecepatan rendah dan dalam medan gravitasi yang relatif lemah, sementara relativitas umum Einstein menjadi relevan ketika kita berhadapan dengan benda-benda dengan massa besar atau ketika kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Dengan demikian, kita bisa melihat bahwa pandangan tentang gravitasi telah mengalami perubahan besar dari teori Newton yang sederhana namun sangat berguna, menuju model Einstein yang lebih kompleks dan mencakup banyak fenomena kosmik.

Perjalanan pemahaman kita tentang gravitasi dimulai dengan konsep sederhana dari Isaac Newton dan berlanjut ke penemuan radikal Albert Einstein. Pandangan kita terhadap gravitasi telah berkembang dari hukum yang dapat menjelaskan sebagian besar fenomena sehari-hari, hingga teori yang membuka wawasan tentang alam semesta yang lebih luas. Dengan terus berkembangnya ilmu pengetahuan, kita mungkin akan melihat penemuan baru yang lebih lanjut dalam pemahaman gravitasi, menjadikan perjalanan ilmiah ini tidak pernah berakhir.

Tags:

Sains
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Misteri Gravitasi: Bagaimana Gaya Tak Terlihat Ini Mengendalikan Alam Semesta?

Next

Lubang Hitam dan Gravitasi Ekstrem: Apakah Kita Bisa Melarikan Diri?

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme