Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Teknologi

Pelanggaran Data Terbesar dalam Sejarah

By admin Website
March 12, 2025 2 Min Read
Comments Off on Pelanggaran Data Terbesar dalam Sejarah

Pelanggaran data menjadi ancaman besar di era digital. Banyak perusahaan besar mengalami kebocoran data yang merugikan jutaan orang. Dari kasus ini, kita bisa belajar untuk meningkatkan keamanan data.

1. Pelanggaran Data Terbesar dalam Sejarah

Beberapa insiden kebocoran data berdampak luas. Berikut adalah beberapa kasus terbesar:

Yahoo (2013-2014)

Yahoo mengalami kebocoran data yang memengaruhi 3 miliar akun. Informasi yang bocor mencakup nama, alamat email, dan kata sandi terenkripsi.

Facebook (2019)

Sekitar 540 juta data pengguna Facebook ditemukan di server publik. Data ini termasuk ID pengguna, komentar, dan reaksi di media sosial.

Equifax (2017)

Perusahaan layanan kredit ini kehilangan data 147 juta pelanggan. Informasi sensitif seperti nomor jaminan sosial dan kartu kredit bocor ke publik.

2. Penyebab Pelanggaran Data

Ada beberapa faktor yang menyebabkan pelanggaran data:

  • Keamanan yang Lemah: Sistem tanpa enkripsi atau autentikasi ganda rentan diretas.
  • Kesalahan Manusia: Kesalahan dalam konfigurasi sistem bisa membuka celah keamanan.
  • Serangan Siber: Peretas menggunakan malware dan phishing untuk mencuri data.

3. Pelajaran yang Bisa Kita Ambil

Kasus kebocoran data memberi kita wawasan penting. Berikut adalah langkah-langkah untuk mencegahnya:

  • Gunakan Kata Sandi Kuat: Jangan gunakan kata sandi yang mudah ditebak. Gunakan kombinasi huruf, angka, dan simbol.
  • Aktifkan Autentikasi Dua Faktor: Ini menambahkan lapisan keamanan ekstra pada akun online.
  • Perbarui Sistem Secara Berkala: Pastikan perangkat lunak selalu menggunakan versi terbaru untuk menutup celah keamanan.
  • Waspada Terhadap Phishing: Jangan sembarangan mengklik tautan atau mengunduh file dari sumber yang tidak dikenal.

Kesimpulan

Pelanggaran data dapat terjadi pada siapa saja, termasuk perusahaan besar. Dengan memahami penyebabnya, kita bisa mengambil langkah-langkah untuk melindungi informasi pribadi. Keamanan data adalah tanggung jawab bersama di era digital ini.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Tags:

DataKeren
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Peran Machine Learning dalam Big Data

Next

Cybersecurity dalam Big Data: Cara Melindungi Data Sensitif

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme