Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Uncategorized

Perbedaan Data Analytics, Data Science, dan Business Intelligence

By admin Website
March 12, 2025 2 Min Read
Comments Off on Perbedaan Data Analytics, Data Science, dan Business Intelligence

Di era digital, data analytics menjadi aset penting bagi bisnis. Banyak perusahaan menggunakan data untuk mengambil keputusan yang lebih baik. Namun, ada beberapa istilah yang sering membingungkan, seperti Data Science, dan Business Intelligence. Artikel ini akan menjelaskan perbedaan ketiga konsep tersebut.

1. Data Analytics

Adalah proses menganalisis data untuk menemukan pola dan wawasan. Fokus utama Data Analytics adalah mengolah data historis untuk membantu pengambilan keputusan.

Ciri-ciri Data Analytics:

  • Menggunakan teknik statistik untuk memahami data.
  • Membantu bisnis mengevaluasi performa berdasarkan data masa lalu.
  • Memanfaatkan alat seperti Excel, SQL, dan Tableau.

Contoh Penggunaan:

Perusahaan ritel menganalisis data penjualan untuk mengetahui produk yang paling diminati pelanggan.

2. Data Science

Data Science memiliki pengertian yang lebih luas. Hal ini mencakup pengumpulan, pembersihan, analisis, hingga prediksi menggunakan algoritma dan kecerdasan buatan.

Ciri-ciri Data Science:

  • Menggunakan machine learning dan pemodelan prediktif.
  • Memerlukan keterampilan pemrograman, seperti Python dan R.
  • Mengolah data dalam jumlah besar (Big Data).

Contoh Penggunaan:

Aplikasi e-commerce menggunakan Data Science untuk merekomendasikan produk berdasarkan kebiasaan belanja pengguna.

3. Business Intelligence (BI)

Business Intelligence (BI) berfokus pada penyajian data dalam bentuk laporan dan dashboard yang mudah dipahami. Tujuannya adalah membantu manajer dalam mengambil keputusan strategis.

Ciri-ciri Business Intelligence:

  • Memvisualisasikan data melalui grafik dan dashboard.
  • Menggunakan alat seperti Power BI dan Google Data Studio.
  • Membantu perusahaan melihat tren bisnis secara real-time.

Contoh Penggunaan:

CEO perusahaan melihat laporan penjualan mingguan melalui dashboard untuk menentukan strategi bisnis selanjutnya.

Kesimpulan

Data Analytics, Data Science, dan Business Intelligence memiliki perbedaan dalam tujuan dan metode yang digunakan. Pada Data Analytics lebih berfokus pada analisis data historis. Data Science lebih kompleks dengan penggunaan kecerdasan buatan dan prediksi. Business Intelligence menyajikan data dalam bentuk visual yang mudah dipahami. Semua konsep ini penting dalam dunia bisnis untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Teknologi Terbaik untuk Mengelola Big Data di Bidang Industri

Next

Apa Itu Data Science? Panduan untuk Pemula

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme