Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Environment

Teknologi Fracking untuk Eksplorasi Gas Alam

By admin Website
March 26, 2025 2 Min Read
Comments Off on Teknologi Fracking untuk Eksplorasi Gas Alam

Fracking, atau hydraulic fracturing, adalah teknologi yang digunakan untuk mengeksplorasi dan mengekstraksi gas alam dari formasi batuan yang dalam. Teknologi ini telah menjadi metode utama dalam industri energi, terutama untuk mengakses sumber gas yang sebelumnya sulit dijangkau.

Apa Itu Fracking?

Fracking adalah proses untuk memecah lapisan batuan bawah tanah dengan tekanan tinggi. Proses ini melibatkan penyuntikan campuran air, pasir, dan bahan kimia ke dalam sumur bor. Tekanan yang diberikan menyebabkan retakan pada batuan, memungkinkan gas alam untuk mengalir ke permukaan.

Proses Fracking

Proses fracking dimulai dengan pengeboran sumur vertikal ke dalam tanah hingga mencapai lapisan batuan yang mengandung gas alam. Kemudian, sumur tersebut diperluas secara horizontal untuk menjangkau area yang lebih luas. Setelah itu, campuran air, pasir, dan bahan kimia disuntikkan ke dalam sumur untuk memecah batuan. Pasir membantu mempertahankan retakan agar gas bisa mengalir ke permukaan.

Manfaat Fracking

Fracking membuka peluang besar dalam eksplorasi gas alam. Teknologi ini memungkinkan untuk mengekstraksi gas dari sumber yang sebelumnya tidak bisa diakses, seperti formasi batuan serpih. Hal ini meningkatkan pasokan gas alam, yang dapat mengurangi ketergantungan pada impor energi dan memperkuat ketahanan energi suatu negara.

Dampak Lingkungan Fracking

Meskipun fracking memberikan banyak manfaat, teknologi ini juga menimbulkan berbagai masalah lingkungan. Salah satu isu utama adalah kontaminasi air tanah. Penggunaan bahan kimia dalam fracking dapat mencemari sumber air jika tidak dikelola dengan benar. Selain itu, proses fracking dapat menyebabkan gempa bumi kecil dan kerusakan pada struktur tanah di sekitar sumur.

Kontroversi dan Regulasi

Karena dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan, fracking menjadi kontroversial di banyak negara. Beberapa wilayah memberlakukan regulasi ketat untuk memastikan bahwa proses ini dilakukan dengan aman. Pengawasan yang ketat dan teknologi yang lebih bersih dapat membantu mengurangi risiko terkait fracking.

Kesimpulan

Fracking adalah teknologi yang sangat penting dalam eksplorasi gas alam. Dengan kemampuan untuk mengekstraksi gas dari formasi batuan dalam, fracking memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan energi global. Namun, untuk mengurangi dampak lingkungan, penting untuk melakukan fracking dengan hati-hati dan mengikuti regulasi yang berlaku.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Tags:

Gas Alam
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemantauan Hutan dengan Teknologi Remote Sensing

Next

Manfaat Data Satelit untuk Eksplorasi Tambang

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme