Evolusi Hewan yang Menyesuaikan dengan Kota
Kota adalah lingkungan yang penuh tantangan bagi makhluk hidup. Namun, beberapa hewan berhasil beradaptasi dengan perubahan ini. Mereka mengubah kebiasaan dan penampilan mereka agar bisa bertahan hidup di tengah hiruk-pikuk kehidupan urban. Berikut adalah beberapa contoh evolusi hewan yang menyesuaikan diri dengan kota.
1. Burung Merpati dan Kehidupan Kota
Burung merpati adalah salah satu contoh hewan yang sangat berhasil beradaptasi dengan kota. Mereka dulunya merupakan burung liar yang hidup di tebing atau daerah pegunungan. Namun, di kota, merpati menemukan banyak tempat untuk bersarang, seperti gedung-gedung tinggi. Mereka juga memanfaatkan sisa makanan manusia sebagai sumber pangan. Merpati kini menjadi bagian dari pemandangan kota di seluruh dunia.
2. Tikus yang Cerdas dan Tahan Lama
Tikus kota juga menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Hewan ini telah beradaptasi dengan lingkungan perkotaan yang penuh polusi dan kebisingan. Mereka hidup di saluran pembuangan, gudang, dan bahkan bangunan tua. Tikus kota memiliki pola makan yang sangat fleksibel dan dapat memanfaatkan hampir semua jenis makanan. Selain itu, mereka juga menjadi lebih pintar dalam menghindari jebakan atau perangkap yang dipasang oleh manusia.
3. Serangga: Penyesuaian dengan Pencemaran Cahaya
Serangga, terutama capung dan ngengat, telah berevolusi untuk bertahan hidup dalam pencemaran cahaya kota. Capung, yang biasanya terbang di sekitar tanaman, kini lebih sering terlihat di sekitar lampu jalan. Mereka menarik diri menuju cahaya karena perilaku ini mirip dengan kebiasaan mereka yang mencari cahaya alami di alam liar. Ngengat juga menunjukkan perilaku serupa. Ini adalah contoh bagaimana pencemaran cahaya memengaruhi pola hidup hewan.
4. Kucing dan Anjing Peliharaan yang Beradaptasi
Kucing dan anjing peliharaan juga mengalami evolusi yang menarik di kota. Mereka semakin terikat dengan manusia, memanfaatkan sumber makanan yang lebih terjamin dan tempat tinggal yang aman. Anjing di kota, misalnya, lebih sering berinteraksi dengan orang dan menyesuaikan diri dengan aktivitas sehari-hari pemiliknya. Kucing kota sering kali menjadi hewan yang mandiri, mengandalkan sisa makanan atau berburu tikus di sekitar pemukiman.
5. Hewan Lain yang Menyesuaikan Diri
Selain itu, banyak hewan kecil lainnya, seperti burung pipit atau kelelawar, juga dapat ditemukan di kota. Mereka beradaptasi dengan menggunakan tempat perlindungan buatan manusia, seperti lubang di dinding atau atap gedung. Keberadaan mereka semakin meningkat seiring dengan perkembangan kota yang memberikan lebih banyak tempat perlindungan dan makanan.
Kesimpulan
Evolusi hewan yang menyesuaikan diri dengan kehidupan kota menunjukkan betapa fleksibelnya alam. Hewan-hewan ini telah mengembangkan berbagai cara untuk bertahan hidup di lingkungan yang tidak alami bagi mereka. Adaptasi ini memungkinkan mereka untuk hidup berdampingan dengan manusia, bahkan dalam keramaian kota yang penuh tantangan.
Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga