Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Environment

Mengapa Gunung Api Bawah Laut Bisa Meletus?

By admin Website
April 25, 2025 2 Min Read
Comments Off on Mengapa Gunung Api Bawah Laut Bisa Meletus?

Gunung api tidak hanya ada di darat. tetapi Di dasar laut terdapat ribuan gunung api aktif yang tersembunyi. Meski tak terlihat, mereka bisa meletus dan memengaruhi bumi secara besar. Artikel ini membahas penyebab letusan gunung api bawah laut dan dampaknya.

Aktivitas Tektonik Dasar Laut

Gunung api bawah laut terbentuk di batas lempeng tektonik. Lempeng-lempeng ini terus bergerak. Saat dua lempeng bertemu atau saling menjauh, magma bisa naik ke permukaan dasar laut.

Pergerakan ini menciptakan celah di kerak bumi. Magma dari dalam bumi kemudian keluar dan membentuk gunung api bawah laut. Jika tekanan terlalu besar, maka terjadilah letusan.

Tekanan Magma yang Meningkat

Di dalam bumi, magma mengandung gas panas dan cair. Ketika magma naik, gas-gas ini terjebak. Tekanan gas terus meningkat. Saat tidak bisa ditahan lagi, magma meledak keluar.

Letusan bawah laut seringkali tiba-tiba. Karena tekanan air laut sangat tinggi, letusannya bisa lebih kuat dari letusan di darat.

Air Laut yang Bereaksi dengan Magma

Air laut yang masuk ke celah kerak bumi bisa bersentuhan langsung dengan magma panas. Kontak ini menimbulkan ledakan uap besar. Ini disebut letusan freatomagmatik.

Reaksi antara air dan magma bisa menambah kekuatan letusan. Kadang bahkan bisa memicu tsunami jika letusannya besar.

Tanda-Tanda Awal Letusan

Meski terjadi di bawah laut, letusan bisa dideteksi. Ilmuwan memakai alat seismograf dan sensor tekanan laut. Aktivitas gempa kecil bisa jadi tanda gunung api akan meletus.

Letusan bawah laut juga bisa mengubah suhu laut dan kandungan kimianya. Ini bisa berdampak pada kehidupan laut di sekitarnya.

Kesimpulan

Gunung api bawah laut meletus karena tekanan dari dalam bumi dan reaksi dengan air laut. Meski tersembunyi, letusan ini bisa berdampak besar, bahkan global. Teknologi pemantauan terus dikembangkan agar kita bisa memahami dan mengantisipasi letusan bawah laut lebih baik. Pengetahuan ini penting untuk melindungi ekosistem laut dan manusia yang tinggal di pesisir.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Tags:

Gunung ApiLaut
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Apa Itu Laut Mati dan Mengapa Unik?

Next

Sains di Balik Karang Laut dan Terumbu Karang

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme