Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Kimia

Kenapa Bawang dapat Membuat Orang Menangis?

By admin Website
April 30, 2025 2 Min Read
Comments Off on Kenapa Bawang dapat Membuat Orang Menangis?

Memotong bawang adalah kegiatan dapur yang sederhana, tetapi sering membuat orang menangis. Ini bukan karena emosi, melainkan karena reaksi kimia alami yang terjadi ketika bawang dikupas atau dipotong. Proses ini melibatkan enzim, senyawa sulfur, dan reaksi yang cukup unik dalam dunia kimia.

Bagaimana Reaksi Ini Terjadi?

Bawang memiliki sel-sel yang mengandung enzim dan senyawa sulfur. Dalam kondisi normal, keduanya terpisah. Namun saat bawang dipotong, sel-sel itu rusak. Enzim bernama alliinase dilepaskan dan mulai bereaksi dengan asam amino sulfur yang juga dilepaskan dari bagian dalam sel. Reaksi ini menghasilkan senyawa antara yang tidak stabil.

Senyawa tersebut lalu berubah menjadi propanethial-S-oxide, yaitu gas ringan yang langsung menguap ke udara. Gas inilah yang menjadi penyebab utama mata menjadi perih dan berair.

Mengapa Gas Ini Membuat Menangis?

Gas propanethial-S-oxide sangat reaktif. Ketika mengenai permukaan mata, gas ini larut dalam air mata alami. Reaksi ini membentuk asam sulfat ringan dalam jumlah kecil. Asam inilah yang menyebabkan iritasi ringan pada mata.

Sebagai bentuk perlindungan, mata akan memproduksi lebih banyak air mata untuk membilas iritasi tersebut. Maka, kamu akan merasa seperti menangis, padahal itu adalah reaksi alami tubuh untuk melindungi diri dari zat asing.

Cara Mengurangi Efek Pedih dari Bawang

Meski reaksi ini alami, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya:

  • Dinginkan bawang di lemari es sebelum dipotong. Suhu dingin memperlambat reaksi kimia.
  • Gunakan pisau tajam agar sel bawang lebih sedikit yang rusak.
  • Potong di bawah air atau di dekat aliran udara seperti kipas dapur.
  • Gunakan kacamata dapur atau kacamata renang untuk mencegah gas mencapai mata.

Kesimpulan

Bawang membuat orang menangis bukan karena emosional, tapi karena reaksi kimia alami yang melibatkan gas iritan. Proses ini rumit namun menarik dari sudut pandang ilmu kimia. Dengan teknik yang tepat, kamu bisa tetap memotong bawang tanpa perlu menangis.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Tags:

BawangSains
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Warna-Warni Kembang Api dan Rahasia Kimia di Baliknya

Next

Mengapa Air Bisa Memadamkan Api?

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme