Kimia dalam Penghilang Bau Badan
Bau badan yang tidak sedap adalah masalah umum yang dihadapi banyak orang. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan penghilang bau badan. Dalam produk penghilang bau badan, mengandung bahan kimia yang bekerja untuk mengurangi atau menghilangkan bau tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas peran kimia dalam penghilang bau badan.
Apa yang Menyebabkan Bau Badan?
Bau badan biasanya disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri di kulit. Keringat itu sendiri tidak berbau. Namun, ketika bakteri menguraikan keringat, senyawa kimia yang dihasilkan dapat menimbulkan bau tidak sedap. Bau badan sering terjadi pada area yang memiliki banyak kelenjar keringat, seperti ketiak.
Bahan Kimia dalam Penghilang Bau Badan
Penghilang bau badan mengandung berbagai bahan kimia yang berfungsi mengatasi bau. Ada dua jenis bahan utama dalam produk ini: antiperspirant dan deodoran.
- Antiperspirant: Bahan utama dalam antiperspirant adalah garam aluminium, seperti aluminium klorohidrat. Bahan ini bekerja dengan cara menyumbat saluran keringat, sehingga mengurangi jumlah keringat yang keluar. Dengan begitu, keringat tidak dapat bercampur dengan bakteri untuk menghasilkan bau.
- Deodoran: Deodoran, di sisi lain, tidak mengurangi keringat. Sebaliknya, deodoran mengandung bahan kimia seperti alkohol atau triclosan yang membunuh bakteri penyebab bau. Beberapa deodoran juga mengandung bahan pengharum untuk memberikan aroma segar.
Reaksi Kimia dalam Penghilang Bau Badan
Ketika kita menggunakan penghilang bau badan, beberapa reaksi kimia terjadi. Pada antiperspirant, garam aluminium bereaksi dengan protein di saluran keringat, menyebabkan saluran tersebut menyempit. Proses ini mengurangi jumlah keringat yang dikeluarkan. Sementara pada deodoran, alkohol atau triclosan membunuh bakteri dengan cara mengganggu membran sel bakteri, sehingga menghambat proses penguraian keringat yang dapat menyebabkan bau.
Keamanan Penggunaan Bahan Kimia
Penggunaan penghilang bau badan yang mengandung bahan kimia seperti aluminium atau triclosan telah menimbulkan beberapa kekhawatiran. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa bahan ini dapat mempengaruhi kesehatan dalam jangka panjang. Meskipun demikian, sebagian besar badan pengawas kesehatan, seperti FDA, menyatakan bahwa bahan-bahan tersebut aman digunakan dalam jumlah yang wajar.
Kesimpulan
Kimia dalam penghilang bau badan memainkan peran penting dalam mengatasi masalah bau badan. Antiperspirant dan deodoran bekerja dengan cara yang berbeda, tetapi keduanya membantu mengurangi atau menghilangkan bau tidak sedap. Meski demikian, penting untuk menggunakan produk ini dengan bijak dan memperhatikan reaksi tubuh terhadap bahan kimia yang terkandung di dalamnya.
Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga