Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Kimia

Kimia dalam Reaksi Eksplosif yang Terkontrol

By admin Website
May 16, 2025 2 Min Read
Comments Off on Kimia dalam Reaksi Eksplosif yang Terkontrol

Reaksi eksplosif kimia terdengar menakutkan. Namun, dalam sains dan teknologi, ledakan justru bisa dimanfaatkan secara aman dan terkendali. Kuncinya ada pada kimia — ilmu yang mengatur bagaimana energi dilepaskan secara cepat namun tepat.

Apa Itu Reaksi Eksplosif?

Reaksi eksplosif adalah reaksi kimia yang berlangsung sangat cepat dan melepaskan energi besar. Biasanya berupa panas, tekanan, dan gas. Dalam hitungan milidetik, volume gas bisa meningkat berkali-kali lipat, menciptakan gelombang kejut.

Jenis bahan yang digunakan disebut bahan peledak. Ada dua jenis utama: bahan peledak primer (mudah meledak) dan sekunder (lebih stabil, tapi lebih kuat).

Prinsip Kimia di Balik Ledakan

Ledakan terjadi karena perubahan kimia sangat cepat dari zat padat atau cair menjadi gas. Reaksi ini eksoterm — melepaskan energi. Contohnya adalah dekomposisi TNT atau nitrogliserin.

Rumus umum:
Zat → gas panas + tekanan tinggi + energi
Energi yang dilepaskan bergantung pada jenis ikatan kimia dan jumlah gas yang terbentuk.

Ledakan yang Terkontrol

Di banyak bidang, reaksi eksplosif digunakan secara terkontrol. Dalam konstruksi, ledakan dipakai untuk merobohkan gedung tanpa merusak area sekitar. Bahan peledak diletakkan di titik strategis, lalu diledakkan berurutan.

Dalam militer, roket dan peluru kendali menggunakan reaksi kimia untuk tenaga dorong. Bahkan kantong udara (airbag) di mobil memanfaatkan ledakan kecil untuk mengembang dalam milidetik saat terjadi tabrakan.

Faktor Keamanan

Agar ledakan aman, kimiawan harus merancang komposisi dengan tepat. Mereka juga memperhatikan suhu penyalaan, kecepatan reaksi, dan jumlah gas yang dilepas.

Banyak bahan eksplosif modern dirancang agar stabil hingga diberi sinyal khusus — seperti listrik atau tekanan tertentu.

Kesimpulan

Kimia memungkinkan ledakan digunakan bukan hanya untuk kehancuran, tapi juga untuk keselamatan dan kemajuan. Dari tambang hingga transportasi, reaksi eksplosif yang terkendali adalah hasil perhitungan kimia yang presisi. Dengan ilmu ini, energi besar bisa diarahkan secara bermanfaat dan aman.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Tags:

EksplosifKimiaSains
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Penemuan Kimia dari Kegiatan Sehari-hari

Next

Eksperimen Kimia yang Menghasilkan Warna-Warni

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme