Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Environment

Kimia dalam Mengendalikan Emisi Kendaraan

By admin Website
May 19, 2025 2 Min Read
Comments Off on Kimia dalam Mengendalikan Emisi Kendaraan

Kendaraan bermotor menghasilkan gas buang yang mencemari udara. Gas ini mengandung zat berbahaya seperti karbon monoksida, nitrogen oksida, dan hidrokarbon. Kimia memegang peran penting dalam mengendalikan emisi kendaraan agar tidak merusak lingkungan.

Sumber Emisi Berbahaya

Mesin kendaraan bekerja dengan membakar bahan bakar fosil seperti bensin atau solar. Proses pembakaran ini tidak selalu sempurna. Akibatnya, terbentuk gas beracun seperti:

  • Karbon monoksida (CO): Gas beracun yang terbentuk dari pembakaran tidak sempurna.
  • Nitrogen oksida (NO dan NO₂): Gas yang menyebabkan kabut asap dan hujan asam.
  • Hidrokarbon (HC): Senyawa organik mudah menguap yang berkontribusi pada pembentukan ozon di permukaan tanah.
  • Karbon dioksida (CO₂): Gas rumah kaca yang mempercepat pemanasan global.

Katalis Konverter dan Reaksi Kimia

Salah satu teknologi utama untuk mengendalikan emisi adalah katalis konverter. Alat ini dipasang pada knalpot kendaraan dan mengandung logam mulia seperti platina, paladium, dan rodium.

Katalis mempercepat reaksi kimia yang mengubah gas berbahaya menjadi zat yang lebih aman:

  • CO + O₂ → CO₂
  • NO + CO → N₂ + CO₂
  • HC + O₂ → CO₂ + H₂O

Dengan reaksi ini, gas beracun diubah menjadi gas yang tidak terlalu berbahaya bagi manusia dan lingkungan.

Bahan Bakar Bersih dan Aditif

Kimia juga digunakan untuk menciptakan bahan bakar yang lebih bersih. Contohnya adalah bensin bebas timbal dan solar rendah sulfur. Selain itu, ditambahkan aditif kimia untuk meningkatkan pembakaran dan mengurangi emisi.

Ethanol dan biodiesel juga dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif yang menghasilkan emisi lebih rendah.

Inovasi dan Masa Depan

Teknologi kimia terus berkembang untuk mengurangi emisi kendaraan. Beberapa inovasi meliputi:

  • Sensor emisi pintar untuk memantau gas buang secara real-time
  • Katalis yang lebih efisien dan tahan lama
  • Penggunaan bahan bakar hidrogen, yang hanya menghasilkan air sebagai hasil pembakaran

Kesimpulan

Kimia berperan besar dalam mengendalikan dampak negatif dari emisi kendaraan bermotor. Dengan teknologi katalis, bahan bakar bersih, dan inovasi lainnya, dunia bergerak menuju sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Tags:

Emisi KendaraanKimia
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Dampak Mikroplastik dan Kandungan Kimianya

Next

Kimia dan Revolusi Energi Terbarukan

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme