Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Kimia

Kimia dan Teknologi Pangan

By admin Website
May 19, 2025 2 Min Read
Comments Off on Kimia dan Teknologi Pangan

Kimia memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan teknologi pangan. Ilmu kimia membantu mengolah bahan pangan, meningkatkan kualitas, serta memastikan keamanan makanan. Melalui teknologi kimia, kita dapat menciptakan produk pangan yang lebih tahan lama, bergizi, dan aman dikonsumsi.

Proses Pengolahan Pangan

Proses pengolahan pangan melibatkan berbagai reaksi kimia untuk mengubah bahan mentah menjadi produk siap konsumsi. Misalnya, saat memasak, reaksi Maillard terjadi antara gula dan asam amino, menghasilkan warna coklat pada roti panggang atau daging panggang.

Selain itu, dalam pembuatan susu, proses pasteurisasi menggunakan pemanasan untuk membunuh mikroorganisme berbahaya. Proses kimia dalam pengolahan juga mencakup fermentasi, seperti yang terjadi pada pembuatan yogurt atau tempe, di mana mikroorganisme mengubah karbohidrat menjadi asam laktat atau etanol.

Pengawetan Pangan

Kimia juga digunakan dalam pengawetan pangan untuk mencegah kerusakan akibat mikroorganisme atau oksidasi. Salah satu contoh pengawetan kimia adalah penggunaan asam askorbat (vitamin C) dan asam benzoat sebagai pengawet pada produk makanan. Bahan kimia ini menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur yang bisa merusak makanan.

Selain itu, teknologi pengemasan seperti vakum dan pengemasan dengan atmosfer modifikasi membantu memperpanjang masa simpan makanan dengan mengurangi paparan oksigen yang mempercepat pembusukan.

Peningkatan Kualitas Pangan

Bahan tambahan atau aditif pangan sering digunakan untuk meningkatkan tekstur, rasa, dan penampilan makanan. Misalnya, penggunaan pengemulsi seperti lesitin dalam pembuatan margarin untuk menggabungkan air dan minyak. Reaksi kimia juga digunakan dalam pembuatan perisa dan pewarna buatan yang memberikan cita rasa dan tampilan menarik pada produk makanan.

Selain itu, asam amino dan vitamin sintetik sering ditambahkan untuk meningkatkan kandungan gizi makanan, menjadikannya lebih bergizi dan seimbang.

Teknologi Pangan Berbasis Bioteknologi

Bioteknologi juga memainkan peran besar dalam teknologi pangan, di mana proses kimia dan biokimia digunakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pangan. Misalnya, penggunaan mikroorganisme dalam fermentasi untuk menghasilkan produk-produk seperti tempe, miso, atau keju.

Selain itu, bioteknologi genetik memungkinkan pengembangan tanaman pangan yang tahan terhadap hama atau perubahan iklim, sehingga meningkatkan ketahanan pangan global. Proses kimia dalam bioteknologi memodifikasi gen tanaman untuk menghasilkan sifat-sifat unggul yang diinginkan.

Kesimpulan

Kimia dan teknologi pangan saling berhubungan erat dalam menghasilkan produk makanan yang berkualitas, aman, dan bergizi. Proses kimia mendasari setiap tahap dari pengolahan, pengawetan, hingga pengembangan produk baru. Inovasi dalam teknologi pangan berbasis kimia terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pangan yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Tags:

KimiaTeknologi Pangan
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Kimia dalam Dunia Pertanian Digital

Next

Bagaimana Kimia Berperan dalam Vaksin

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme