Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
TeknologiTerapan

UNAIR's Youngest Student Passes SNBP 2024 in FTMM Industrial Engineering

By sintek
April 23, 2024 2 Min Read
Comments Off on UNAIR's Youngest Student Passes SNBP 2024 in FTMM Industrial Engineering

FTMM NEWS – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2024 merupakan salah satu sistem seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru yang dikelola oleh Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPP). Banyak siswa kelas 12 menanti pengumuman SNBP.

Berdasarkan hasil pengumuman SNBP 2024, terdapat dua mahasiswa baru termuda UNAIR yang berhasil lolos SNBP pada program studi Teknik Industri FTMM. Mereka adalah Muhammad Kevin Mulki Hakim (16 tahun – MAN 1 Lamongan). Ada juga Mochammad Arrasya Madjid (15 tahun – MAS Unggulan Amanatul Ummah Surabaya). Kedua mahasiswa tersebut merupakan siswa akselerasi.

Lolos SNBP 

Mochammad Arrasya Madjid

Kevin mengaku sangat senang hingga terharu ketika membuka portal pengumuman SNBP. Dirinya mengetahui bahwa dirinya berhasil terterima di program studi Teknik Industri UNAIR. 

“Sempat nangis juga ketika membuka portal pengumuman karena takut hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi. Alhamdulillah, ternyata UNAIR masih mau menerima saya!” ucap Kevin dengan antusias.

Bagi Kevin, perjalanan yang ia tempuh dalam SNBP bukanlah yang mudah. Dalam waktu yang tergolong singkat, 2 tahun berada di MAN, dirinya harus semaksimal mungkin dalam bergelut dengan waktu untuk mempertahankan predikat dan prestasi terbaik di sekolahnya. Demikian pula dengan Rassya yang yang sejak kelas 10 hingga 12 harus mempertahankan nilai rapor hingga berhasil meningkat di tiap semesternya.

“Selain mempertahankan dan meningkatkan nilai rapor tiap semester, penting juga untuk menentukan strategi dalam memilih program studi yang sesuai keinginan dengan mempertimbangkan prestasi dan saingan,” terang Rassya.

 

Pilih Teknik Industri

Rassya mengungkapkan bahwa pilihannya jatuh pada teknik industri karena ingin terlibat dalam mengelola perusahaan serta ketertarikannya pada persilangan antara ilmu teknik dan ekonomi. Baginya, teknik industri adalah jembatan ideal antara kedua bidang tersebut.

Sementara itu, Kevin memiliki minat yang berbeda. Ia tertarik pada manajemen yang memiliki unsur saintek. Daya tarik dari prospek pekerjaan yang cerah di bidang teknik industri juga membuatnya memilih program studi ini. Kevin bercita-cita menjadi seorang Supply Chain Manager yang sukses.

“Saya berharap, melalui teknik industri, saya dapat mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen secara efisien dan inovatif, terlebih untuk meningkatkan produktivitas organisasi. Harapan lainnya, saya ingin mendapatkan pekerjaan di berbagai sektor industri, baik itu manufaktur, teknologi informasi, logistik, konsultan manajemen, hingga layanan kesehatan. Harapan tersebut tentu dapat tercapai bila saya belajar dan memiliki komitmen yang tinggi!” tutup Kevin dengan semangat.

 

Penulis: Maissy Ar Maghfiroh

Editor: Muhammad Syahril Mubarok

 

source
https://unair.ac.id

Tags:

KampusKerenKuliahSainsteknologiTerapan
Author

sintek

Follow Me
Other Articles
Previous

Membangun Keberlanjutan: Langkah-langkah Pelestarian Sungai untuk Masa Depan yang Lebih Hijau

Next

Ramadhan Free Takjil Post: Strengthening Islamic Brotherhood and Sharing Spirit

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme