Petir Bisa Menghasilkan Suhu Lebih Panas dari Matahari
Petir adalah salah satu fenomena alam paling menakjubkan yang ternyata memiliki suhu yang lebih panas dari permukaan Matahari. Bagaimana ini bisa terjadi?
1. Seberapa Panas Suhu Petir?
Suhu petir bisa mencapai 30.000 Kelvin atau sekitar 29.700 derajat Celcius. Sebagai perbandingan, suhu permukaan Matahari “hanya” sekitar 5.500 derajat Celcius. Ini berarti petir bisa lebih dari 5 kali lebih panas dibanding permukaan Matahari.
2. Kenapa Petir Bisa Sangat Panas?
Petir terbentuk ketika perbedaan muatan listrik di dalam awan dan tanah menjadi sangat besar. Saat muatan ini dilepaskan, arus listrik yang sangat kuat mengalir dengan kecepatan luar biasa. Proses ini menciptakan panas ekstrem dalam waktu yang sangat singkat.
3. Kenapa Panas Petir Tidak Bertahan Lama?
Meskipun lebih panas dari Matahari, panas petir hanya berlangsung dalam waktu sepersekian detik. Energi yang sangat besar dilepaskan dalam waktu singkat dan segera menyebar ke udara di sekitarnya. Inilah sebabnya petir tidak membakar atmosfer atau menyebabkan dampak besar seperti Matahari.
4. Efek Suhu Tinggi Petir
Panas luar biasa dari petir bisa menyebabkan beberapa fenomena unik, seperti:
- Gelas Petir (Fulgurite): Saat petir menyambar pasir atau tanah berpasir, panasnya bisa melelehkan pasir dan membentuk kaca alami yang disebut fulgurite.
- Kebakaran Hutan: Petir yang menyambar pohon bisa menyalakan api karena suhu yang sangat tinggi.
- Ledakan Udara: Udara di sekitar petir memanas dan mengembang dengan cepat, menciptakan suara guntur yang kita dengar.
Kesimpulan
Petir memang memiliki suhu yang lebih panas dari permukaan Matahari, tetapi panasnya hanya bertahan dalam waktu yang sangat singkat. Fenomena ini menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan alam. Jadi, saat melihat petir, kita sedang menyaksikan salah satu energi paling ekstrem di Bumi!
Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga