Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Environment

Bagaimana Arus El Niño dan La Niña Bekerja?

By admin Website
April 25, 2025 2 Min Read
Comments Off on Bagaimana Arus El Niño dan La Niña Bekerja?

El Niño dan La Niña adalah dua fenomena cuaca yang mempengaruhi iklim global. Kedua fenomena ini terjadi di Samudra Pasifik, tetapi dampaknya terasa di seluruh dunia. Meskipun keduanya berlawanan, keduanya dapat menyebabkan cuaca ekstrem dan gangguan iklim.

Apa Itu El Niño?

El Niño adalah fenomena pemanasan suhu permukaan air laut di bagian tengah dan timur Samudra Pasifik. Pemanasan ini mengubah pola cuaca global. Biasanya, air laut di Pasifik bagian timur lebih dingin. Namun, saat El Niño terjadi, air menjadi lebih hangat, mempengaruhi pola angin dan tekanan atmosfer.

Dampak El Niño

El Niño dapat menyebabkan cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia. Di wilayah Amerika Selatan, misalnya, El Niño sering membawa hujan lebat dan banjir. Di beberapa bagian Asia dan Australia, El Niño dapat menyebabkan kekeringan parah dan kebakaran hutan. Bahkan, suhu global bisa meningkat selama fenomena ini.

Apa Itu La Niña?

La Niña adalah kebalikan dari El Niño. Fenomena ini terjadi ketika suhu permukaan laut di bagian tengah dan timur Pasifik lebih dingin dari biasanya. La Niña mempengaruhi pola cuaca dengan memperkuat angin pasat yang mengalir ke arah barat. Ini menyebabkan peningkatan penguapan dan hujan di beberapa wilayah.

Dampak La Niña

La Niña cenderung membawa cuaca yang lebih basah di beberapa bagian dunia, seperti Asia Tenggara dan Australia. Di sisi lain, wilayah seperti Amerika Selatan bisa mengalami kekeringan yang lebih buruk. Selain itu, La Niña juga dapat memengaruhi musim topan, meningkatkan frekuensinya di beberapa daerah.

Hubungan Antara Keduanya

El Niño dan La Niña biasanya bergantian terjadi dalam siklus yang tidak teratur. El Niño cenderung terjadi setiap 2 hingga 7 tahun sekali, diikuti oleh La Niña. Kedua fenomena ini dapat berlangsung selama beberapa bulan, dan dampaknya bisa bertahan lebih lama.

Mengapa Kedua Fenomena Ini Penting?

El Niño dan La Niña mempengaruhi cuaca dan iklim global. Dampaknya bisa sangat besar, mulai dari pertanian hingga bencana alam. Memahami cara kerja kedua fenomena ini penting untuk memprediksi perubahan cuaca dan mengurangi kerugian akibat cuaca ekstrem.

Kesimpulan

El Niño dan La Niña adalah dua fenomena cuaca besar yang terjadi di Samudra Pasifik. Meskipun berlawanan, keduanya memiliki dampak besar terhadap iklim global. Dengan memahami bagaimana kedua fenomena ini bekerja, kita bisa lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Tags:

El NiñoLa Niña
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Lautan Sebagai Sumber Kehidupan Mikroba Unik

Next

Laut Menjaga Keseimbangan Suhu Bumi

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme