Jejak Kehidupan Purba di Laut Terdalam
Laut terdalam menyimpan banyak misteri seperti jejak kehidupan purba yang masih bertahan hingga kini. Di tempat yang gelap, dingin, dan bertekanan tinggi ini, ilmuwan menemukan makhluk dan fosil yang memberi petunjuk tentang masa lalu bumi. Mari kita telusuri bagaimana laut terdalam menyimpan sejarah kehidupan purba.
Laut Dalam, Dunia yang Sulit Dijelajahi
Laut terdalam seperti Palung Mariana memiliki kedalaman lebih dari 11.000 meter. Cahaya matahari tidak bisa menembus ke sana. Suhunya sangat dingin dan tekanannya sangat tinggi. Kondisi ini membuat eksplorasi laut dalam sangat sulit dan butuh teknologi canggih.
Namun, berkat kapal selam robotik, ilmuwan kini bisa menelusuri dasar laut. Dari sana, mereka menemukan makhluk hidup yang bentuknya mirip fosil zaman purba.
Makhluk Hidup yang Hampir Tak Berubah
Beberapa makhluk laut dalam disebut sebagai “fosil hidup.” Ini karena bentuk dan cara hidupnya tidak berubah selama jutaan tahun. Contohnya, ikan coelacanth yang pernah dianggap punah, ternyata masih hidup di kedalaman laut.
Makhluk seperti ini memberi gambaran tentang bagaimana kehidupan awal di bumi terbentuk dan bertahan dalam kondisi ekstrem.
Fosil dan Lapisan Lumpur Laut
Di dasar laut terdalam, ada lapisan lumpur yang sangat tebal. Lapisan ini menyimpan fosil mikroorganisme purba. Fosil ini memberi informasi tentang perubahan iklim, komposisi air laut, dan kehidupan awal.
Dengan meneliti fosil ini, ilmuwan bisa mengetahui kondisi bumi jutaan tahun lalu. Mereka juga bisa memahami bagaimana kehidupan berevolusi dari laut ke daratan.
Kehidupan Awal Mungkin Berasal dari Laut Dalam
Beberapa ilmuwan percaya bahwa kehidupan di bumi pertama kali muncul di sekitar ventilasi hidrotermal di dasar laut. Tempat ini mengeluarkan panas dan zat kimia dari perut bumi. Kondisi ini dianggap cocok untuk memicu reaksi kimia yang menghasilkan sel hidup pertama.
Jika teori ini benar, maka dasar laut adalah tempat lahirnya semua kehidupan di bumi.
Kesimpulan
Laut terdalam adalah arsip alami kehidupan purba. Dari makhluk aneh hingga fosil mikroskopis, semuanya memberi petunjuk tentang sejarah bumi. Eksplorasi laut dalam bukan hanya soal teknologi, tapi juga tentang memahami asal-usul kita.
Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga