Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Kimia

Kimia dalam Penghilang Bau Badan

By admin Website
May 15, 2025 2 Min Read
Comments Off on Kimia dalam Penghilang Bau Badan

Bau badan yang tidak sedap adalah masalah umum yang dihadapi banyak orang. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan penghilang bau badan. Dalam produk penghilang bau badan, mengandung bahan kimia yang bekerja untuk mengurangi atau menghilangkan bau tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas peran kimia dalam penghilang bau badan.

Apa yang Menyebabkan Bau Badan?

Bau badan biasanya disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri di kulit. Keringat itu sendiri tidak berbau. Namun, ketika bakteri menguraikan keringat, senyawa kimia yang dihasilkan dapat menimbulkan bau tidak sedap. Bau badan sering terjadi pada area yang memiliki banyak kelenjar keringat, seperti ketiak.

Bahan Kimia dalam Penghilang Bau Badan

Penghilang bau badan mengandung berbagai bahan kimia yang berfungsi mengatasi bau. Ada dua jenis bahan utama dalam produk ini: antiperspirant dan deodoran.

  1. Antiperspirant: Bahan utama dalam antiperspirant adalah garam aluminium, seperti aluminium klorohidrat. Bahan ini bekerja dengan cara menyumbat saluran keringat, sehingga mengurangi jumlah keringat yang keluar. Dengan begitu, keringat tidak dapat bercampur dengan bakteri untuk menghasilkan bau.
  2. Deodoran: Deodoran, di sisi lain, tidak mengurangi keringat. Sebaliknya, deodoran mengandung bahan kimia seperti alkohol atau triclosan yang membunuh bakteri penyebab bau. Beberapa deodoran juga mengandung bahan pengharum untuk memberikan aroma segar.

Reaksi Kimia dalam Penghilang Bau Badan

Ketika kita menggunakan penghilang bau badan, beberapa reaksi kimia terjadi. Pada antiperspirant, garam aluminium bereaksi dengan protein di saluran keringat, menyebabkan saluran tersebut menyempit. Proses ini mengurangi jumlah keringat yang dikeluarkan. Sementara pada deodoran, alkohol atau triclosan membunuh bakteri dengan cara mengganggu membran sel bakteri, sehingga menghambat proses penguraian keringat yang dapat menyebabkan bau.

Keamanan Penggunaan Bahan Kimia

Penggunaan penghilang bau badan yang mengandung bahan kimia seperti aluminium atau triclosan telah menimbulkan beberapa kekhawatiran. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa bahan ini dapat mempengaruhi kesehatan dalam jangka panjang. Meskipun demikian, sebagian besar badan pengawas kesehatan, seperti FDA, menyatakan bahwa bahan-bahan tersebut aman digunakan dalam jumlah yang wajar.

Kesimpulan

Kimia dalam penghilang bau badan memainkan peran penting dalam mengatasi masalah bau badan. Antiperspirant dan deodoran bekerja dengan cara yang berbeda, tetapi keduanya membantu mengurangi atau menghilangkan bau tidak sedap. Meski demikian, penting untuk menggunakan produk ini dengan bijak dan memperhatikan reaksi tubuh terhadap bahan kimia yang terkandung di dalamnya.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Tags:

BauSains
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Apa Itu pH dan Mengapa Hal Ini Penting?

Next

Kandungan Kimia dalam Minyak Goreng

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme