Bahan Kimia dalam Produksi Smartphone
Produksi smartphone modern memiliki banyak komponen yang bergantung pada bahan kimia. Dari bahan dasar hingga komponen elektronik, kimia memainkan peran besar dalam produksi smartphone.
Logam Langka dalam Smartphone
Bahan utama yang digunakan dalam smartphone adalah logam. Beberapa logam yang sering digunakan antara lain timah, tembaga, dan emas. Timah digunakan untuk soldering komponen elektronik. Tembaga, dengan konduktivitas listrik yang tinggi, digunakan dalam rangkaian elektronik dan baterai. Emas juga digunakan pada konektor untuk memastikan daya tahan dan efisiensi.
Namun, ada juga logam langka yang lebih jarang namun sangat penting. Misalnya, tantalum digunakan dalam kapasitor. Logam ini sangat stabil dan memungkinkan kapasitor untuk bekerja dengan baik dalam smartphone.
Bahan untuk Layar Sentuh
Layar sentuh adalah salah satu fitur utama pada smartphone. Layar ini terbuat dari bahan kaca dan bahan kimia lainnya. Untuk membuat layar lebih sensitif, digunakan lapisan bahan seperti indium tin oxide (ITO). ITO adalah bahan transparan yang juga memiliki sifat konduktif, memungkinkan sentuhan jari terdeteksi dengan akurat.
Selain itu, layar smartphone juga dilapisi dengan lapisan pelindung seperti gorilla glass. Bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan kaca ini membuat layar lebih kuat dan tahan gores.
Bahan Kimia dalam Baterai
Baterai lithium-ion adalah sumber daya utama dalam smartphone. Baterai ini mengandung bahan kimia seperti lithium, kobalt, dan nikel. Lithium digunakan untuk menghasilkan aliran ion yang menghasilkan energi. Kobalt, yang biasanya ditemukan dalam katoda, berfungsi untuk meningkatkan kinerja baterai dan memperpanjang umur pakainya. Nikel membantu meningkatkan kapasitas baterai.
Selain itu, elektrolit yang ada di dalam baterai juga terbuat dari senyawa kimia yang memungkinkan ion-ion bergerak antara anoda dan katoda saat pengisian dan pengosongan baterai.
Plastik dan Komponen Lain
Smartphone juga mengandung plastik dan bahan kimia sintetis lainnya. Plastik digunakan untuk casing, tombol, dan bagian luar lainnya. Plastik ini biasanya terbuat dari polikarbonat, yang kuat dan ringan. Selain itu, bahan kimia seperti silikon digunakan dalam chip dan mikroprosesor, yang merupakan otak dari smartphone.
Kesimpulan
Bahan kimia sangat penting dalam produksi smartphone. Dari logam langka hingga plastik, setiap bahan berperan dalam membuat smartphone lebih efisien dan tahan lama. Tanpa bahan kimia ini, teknologi smartphone modern seperti yang kita kenal saat ini tidak akan mungkin ada.
Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga