Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Kimia

Eksperimen Kimia dengan Cahaya UV

By admin Website
May 16, 2025 2 Min Read
Comments Off on Eksperimen Kimia dengan Cahaya UV

Pengantar

Cahaya ultraviolet (UV) adalah jenis radiasi yang memiliki panjang gelombang lebih pendek dari cahaya tampak. Walaupun tidak terlihat oleh mata manusia, cahaya UV memiliki berbagai aplikasi, terutama dalam eksperimen kimia. Cahaya UV dapat menyebabkan reaksi kimia tertentu, seperti pemecahan molekul atau perubahan warna. Berikut beberapa eksperimen kimia dengan menggunakan cahaya UV.

1. Mengamati Fluoresensi pada Zat Kimia

Tujuan: Memahami fenomena fluoresensi.

Alat dan bahan:

  • Lampu UV
  • Highlighter (penanda warna neon)
  • Kertas putih

Langkah-langkah:

  1. Goreskan tinta highlighter pada kertas putih.
  2. Matikan cahaya ruangan dan nyalakan lampu UV.
  3. Amati bagaimana tinta yang terpapar cahaya UV akan bersinar dengan warna terang.

Penjelasan: Tinta highlighter mengandung senyawa kimia yang dapat menyerap cahaya UV dan memancarkan cahaya tampak. Fenomena ini disebut fluoresensi.

2. Menguji Pemecahan Molekul dengan UV

Tujuan: Melihat bagaimana cahaya UV dapat memecah molekul kimia.

Alat dan bahan:

  • Larutan plastik polimer (seperti polistirena)
  • Lampu UV
  • Wadah bening

Langkah-langkah:

  1. Masukkan larutan polimer ke dalam wadah bening.
  2. Tempatkan wadah di bawah lampu UV dan biarkan selama beberapa menit.
  3. Amati perubahan warna atau bentuk yang terjadi pada polimer.

Penjelasan: Molekul polimer akan terdegradasi oleh radiasi UV, yang dapat menyebabkan perubahan kimia pada struktur polimer tersebut. Proses ini dapat dilihat dalam perubahan warna atau tekstur material.

3. Reaksi Fotokimia pada Klorofil

Tujuan: Mengamati bagaimana klorofil merespons cahaya UV.

Alat dan bahan:

  • Daun hijau segar
  • Lampu UV
  • Wadah air

Langkah-langkah:

  1. Tempatkan daun hijau dalam wadah berisi air.
  2. Paparkan daun tersebut pada cahaya UV.
  3. Amati perubahan pada daun setelah beberapa menit.

Penjelasan: Klorofil pada daun memiliki kemampuan untuk menyerap cahaya, termasuk UV, yang mempengaruhi proses fotosintesis. Walaupun ini biasanya terjadi dengan cahaya tampak, eksperimen ini menunjukkan bahwa cahaya UV juga dapat memengaruhi reaksi kimia pada tanaman.

4. Uji Penyaringan UV dengan Sunscreen

Tujuan: Mengetahui bagaimana sunscreen melindungi kulit dari radiasi UV.

Alat dan bahan:

  • Kertas putih
  • Krim sunscreen
  • Lampu UV
  • Gelas bening

Langkah-langkah:

  1. Oleskan sedikit sunscreen pada kertas putih.
  2. Letakkan kertas di bawah lampu UV.
  3. Bandingkan bagian yang diolesi sunscreen dan yang tidak terpapar sunscreen, amati seberapa banyak cahaya UV yang dapat menembus kertas.

Penjelasan: Sunscreen mengandung bahan kimia yang dapat menyerap atau memantulkan radiasi UV, melindungi kulit dari dampak berbahaya. Dalam eksperimen ini, kita bisa melihat betapa efektifnya sunscreen dalam memblokir cahaya UV.

Penutup

Eksperimen kimia dengan cahaya UV memungkinkan kita untuk mengamati berbagai reaksi dan perubahan kimia yang tidak dapat terlihat dengan cahaya biasa. Dari fluoresensi hingga pemecahan molekul, cahaya UV membuka banyak kemungkinan eksperimen menarik yang juga berguna dalam berbagai aplikasi praktis, seperti di dunia medis dan industri.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Tags:

EksperimenKimiaUV
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Sejarah Singkat Tabel Periodik

Next

Kimia dalam Reaksi Pembentukan Kristal

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme