Apa Itu Bahan Kimia Berbahaya (B3)?
Bahan Kimia Berbahaya (B3) adalah bahan kimia yang memiliki sifat atau karakteristik yang dapat membahayakan kesehatan manusia, makhluk hidup lainnya, dan lingkungan. Bahan-bahan ini dapat menimbulkan berbagai risiko, seperti keracunan, kebakaran, ledakan, atau pencemaran lingkungan.
Ciri-ciri Bahan Kimia Berbahaya (B3)
Bahan kimia berbahaya memiliki beberapa ciri utama, seperti mudah terbakar, beracun, korosif, atau mudah meledak. Bahan B3 bisa berwujud cair, gas, atau padat. Sifat berbahaya ini tergantung pada jenis bahan kimianya dan cara penggunaannya.
Jenis Bahan Kimia Berbahaya
Bahan kimia berbahaya dapat dibagi menjadi beberapa kategori, antara lain:
- Beracun: Bisa menyebabkan keracunan atau kerusakan organ tubuh.
- Korosif: Dapat merusak jaringan tubuh atau material lain jika kontak.
- Reaktif: Mudah bereaksi dengan bahan lain, berpotensi menyebabkan ledakan.
- Mudah terbakar: Bisa terbakar atau meledak dengan mudah.
Dampak Bahan Kimia Berbahaya
Paparan terhadap bahan kimia B3 dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari iritasi kulit, gangguan pernapasan, hingga penyakit serius seperti kanker atau kerusakan sistem saraf. Di lingkungan, bahan ini dapat mencemari tanah, air, dan udara, yang berbahaya bagi ekosistem.
Pengelolaan Bahan Kimia Berbahaya
Penyimpanan dan pengelolaan bahan kimia B3 harus dilakukan dengan hati-hati. Biasanya, bahan kimia ini disertai dengan label peringatan untuk memberi tahu tentang potensi bahaya. Penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan, dan pelindung mata sangat dianjurkan saat menangani bahan B3.
Kesimpulan
Bahan Kimia Berbahaya (B3) adalah bahan yang bisa memberikan risiko serius bagi kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu, pengelolaan dan penggunaannya harus dilakukan dengan sangat hati-hati untuk mencegah dampak negatif yang lebih luas.
Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga