Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

SAINS dan TEKNOLOGI

Menjelajah Dunia Ilmu & Teknologi

  • Home
  • Home
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Environment

Kimia dalam Mendeteksi Logam Berat di Lingkungan

By admin Website
May 19, 2025 2 Min Read
Comments Off on Kimia dalam Mendeteksi Logam Berat di Lingkungan

Logam berat seperti merkuri (Hg), timbal (Pb), dan kadmium (Cd) sangat berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Untuk mendeteksi logam berat, ilmu kimia memainkan peran penting melalui berbagai metode analisis yang akurat dan sensitif.

Apa Itu Logam Berat?

Logam berat adalah unsur logam dengan massa jenis tinggi dan bersifat toksik dalam konsentrasi rendah. Mereka dapat mencemari air, tanah, dan udara. Sumbernya bisa dari limbah industri, pertambangan, hingga limbah rumah tangga.

Teknik Kimia untuk Deteksi

Kimia analitik menyediakan berbagai teknik untuk mendeteksi logam berat. Beberapa metode yang umum digunakan antara lain:

  1. Spektrofotometri Serapan Atom (AAS)
    Metode ini mendeteksi logam berat berdasarkan penyerapan cahaya oleh atom logam. Setiap logam memiliki panjang gelombang khas yang diserap, sehingga bisa diidentifikasi secara spesifik.
  2. Spektrometri Massa (ICP-MS)
    Metode ini sangat sensitif dan mampu mendeteksi logam berat dalam jumlah sangat kecil. Digunakan terutama untuk analisis air dan tanah.
  3. Voltametri
    Teknik ini menggunakan elektroda untuk mengukur arus listrik saat logam mengalami reaksi kimia. Sangat efektif untuk mendeteksi logam dalam sampel cair.

Peran Reagen Kimia

Dalam proses deteksi, reagen kimia digunakan untuk bereaksi dengan logam tertentu dan menghasilkan perubahan warna atau sinyal. Misalnya, reagen dithizone membentuk kompleks berwarna dengan timbal atau merkuri, yang bisa dideteksi secara visual atau dengan alat.

Aplikasi di Lapangan

Deteksi logam berat tidak hanya dilakukan di laboratorium. Saat ini sudah banyak sensor portabel berbasis kimia yang dapat digunakan langsung di lapangan. Sensor ini menggunakan bahan kimia yang bereaksi cepat terhadap logam berat, sehingga mempermudah pemantauan kualitas lingkungan.

Dampak dari Akumulasi Logam Berat

Logam berat yang terakumulasi dapat merusak ekosistem dan membahayakan rantai makanan. Dalam tubuh manusia, logam ini bisa menyebabkan kerusakan organ, gangguan saraf, bahkan kanker. Oleh karena itu, deteksi dini sangat penting.

Kesimpulan

Kimia berperan besar dalam mendeteksi logam berat di lingkungan. Melalui teknik analisis dan penggunaan reagen, kita dapat mengidentifikasi dan mengukur kadar logam beracun dengan akurat. Deteksi yang cepat dan tepat membantu mencegah pencemaran yang lebih luas serta melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.

Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga

Tags:

LingkunganLogam BeratTimbal
Author

admin Website

Follow Me
Other Articles
Previous

Bagaimana Kimia Mendeteksi Zat Beracun di Air?

Next

Teknologi Kimia dalam Pelestarian Laut

Copyright 2026 — SAINS dan TEKNOLOGI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme