Mengenal Deep Space Network
Deep Space Network (DSN) adalah sistem komunikasi luar angkasa milik NASA. Jaringan ini memungkinkan komunikasi antara Bumi dan wahana antariksa yang menjelajah tata surya, bahkan lebih jauh.
Apa Itu Deep Space Network?
DSN adalah jaringan antena radio raksasa yang digunakan untuk:
- Menerima data dari wahana antariksa
- Mengirim perintah ke pesawat luar angkasa
- Melacak posisi dan kecepatan wahana
Tanpa DSN, misi luar angkasa seperti Voyager, Mars Rover, atau James Webb Space Telescope tak bisa berjalan lancar.
Letak Stasiun DSN
DSN memiliki tiga lokasi utama yang membentuk segitiga di Bumi:
- Goldstone, California, AS
- Madrid, Spanyol
- Canberra, Australia
Ketiga stasiun ini dipilih agar Bumi bisa terus berkomunikasi dengan wahana antariksa tanpa gangguan, siang dan malam.
Antena Raksasa Berteknologi Tinggi
Setiap stasiun memiliki beberapa antena parabola, termasuk yang berdiameter 70 meter. Antena ini sangat sensitif, mampu menangkap sinyal lemah dari miliaran kilometer jauhnya.
Sinyal yang diterima hanya sekuat lampu senter yang dilihat dari bulan. Maka dari itu, teknologi penguatan sinyal sangat penting.
Fungsi Utama DSN
- Mengirim perintah ke wahana luar angkasa
- Menerima data ilmiah, gambar, dan informasi sistem
- Melacak navigasi menggunakan sinyal radio
- Mendukung banyak misi secara bersamaan
DSN juga digunakan untuk komunikasi dengan teleskop luar angkasa seperti Hubble dan James Webb.
Masa Depan dan Tantangan
Semakin banyak misi luar angkasa berarti DSN akan semakin sibuk. Oleh karena itu, NASA terus meningkatkan kapasitas dan efisiensi jaringan ini. Ada juga rencana menggunakan komunikasi optik (laser) untuk menggantikan sinyal radio, agar lebih cepat dan kuat.
Kesimpulan
Deep Space Network adalah tulang punggung komunikasi luar angkasa. Tanpa jaringan ini, sains luar angkasa tidak bisa berkembang sejauh sekarang. DSN membantu manusia tetap terhubung dengan pesawat yang menjelajah jauh di luar tata surya.
Referensi: Sains dan Teknologi | Universitas Airlangga